Definisi
Simpangan baku adalah ukuran seberapa tersebar nilai dalam kumpulan data relatif terhadap rata-rata. Simpangan baku rendah berarti sebagian besar nilai dekat dengan rata-rata, sementara simpangan baku tinggi berarti nilai lebih tersebar luas.
Cara Kerjanya
Untuk menghitung simpangan baku, Anda menemukan seberapa jauh setiap nilai dari rata-rata, mengkuadratkan perbedaan tersebut, merata-ratakannya (memberikan varians), lalu mengambil akar kuadrat untuk kembali ke satuan asli.
Dua kelas mengerjakan ujian yang sama. Keduanya memiliki nilai rata-rata 75.
Kelas A: 73, 74, 75, 76, 77 - Simpangan baku = 1.4
Kelas B: 50, 60, 75, 90, 100 - Simpangan baku = 18.7
Siswa Kelas A berkinerja sangat mirip. Kelas B memiliki rentang kinerja yang lebar. Simpangan baku menangkap perbedaan ini.
Mengapa Ini Penting
Simpangan baku adalah salah satu angka terpenting dalam statistika. Muncul dalam interval kepercayaan, uji hipotesis, kontrol kualitas, dan keuangan. Ketika analis keuangan mengatakan saham "volatil", mereka sering merujuk pada simpangan baku tinggi dalam imbal hasilnya.
Dalam distribusi normal, sekitar 68% nilai berada dalam satu simpangan baku dari rata-rata, dan sekitar 95% dalam dua. "Aturan 68-95-99.7" ini membuat simpangan baku menjadi alat yang ampuh untuk memahami apa yang tipikal dan apa yang tidak biasa.
Simpangan baku mengkuantifikasi variabilitas. Padukan dengan rata-rata untuk memahami baik pusat maupun sebaran data Anda.